June 23, 2026

Madrid, 24 Oktober 2024 – Dalam pertemuan tahunan The 54th Meeting of the International Continence Society (ICS) di Madrid, Spanyol, Dr. dr. M. Asykar A. Palinrungi, Sp.U, Subsp. Ped(K) dari Universitas Hasanuddin, Makassar, mempresentasikan penelitian inovatifnya terkait efektivitas dua pilihan obat untuk pasien ureteral stent, dengan judul “Effectiveness of Mirabegron vs Tamsulosin in Patients with Ureteral Stent: A Randomized Placebo-Controlled, Prospective Clinical Trial”.

Penelitian ini berfokus pada perbandingan efektivitas dua obat—mirabegron dan tamsulosin—untuk mengurangi ketidaknyamanan yang umum dialami oleh pasien dengan ureteral stent, seperti nyeri dan iritasi. Studi acak terkontrol ini melibatkan tiga kelompok pasien, di mana dua kelompok menerima mirabegron dan tamsulosin, sementara kelompok ketiga diberikan plasebo. Hasilnya menunjukkan bahwa baik mirabegron maupun tamsulosin secara signifikan lebih efektif dibandingkan plasebo dalam mengurangi gejala nyeri, memberikan alternatif perawatan yang lebih nyaman bagi pasien.

Dalam sesi diskusi, Dr. Asykar menjelaskan bahwa hasil ini penting bagi praktik klinis karena dapat membantu dokter memilih terapi yang optimal untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan ureteral stent. “Dengan adanya bukti ini, kita dapat menawarkan pilihan pengobatan yang lebih efektif bagi pasien yang menjalani perawatan ureteral stent,” ungkapnya.

ICS sebagai organisasi global yang mengkhususkan diri dalam penelitian kontinensia dan kesehatan urologi, memfasilitasi pertemuan ini untuk mendorong inovasi dan berbagi ilmu di bidang urologi. Partisipasi Dr. Asykar dalam konferensi internasional ini menjadi bukti kontribusi Indonesia di bidang kedokteran urologi di tingkat dunia.